Sama seperti manusia, tanaman anggur juga membuntuhkan nutrisi untuk tumbuh dengan baik. Nutrisi pada tumbuhan biasanya disebut dengan unsur hara. Unsur hara merupakan senyawa organik dan anorganik yang terkandung dalam tanah, bisa juga disebut nutrisi dalam tanah.
Ada dua jenis unsur hara yakni unsur hara Makro dan unsur hara Mikro.
Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang besar, contoh: Nitrogen (N), Phospat (p), Kalium (K), Kalsium (Ca), Sulfur (S) dan Magnesium (Mg).
Unsur hara mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang kecil atau sedikit, contoh: Besi (Fe), Tembaga (Cu), Zink (Zn), Mangan (Mn), Boron (B) dan Clor (Cl).
Jika tanaman kekurangan atau kelebihan unsur hara, akibatnya adalah pertumbuhan tanaman yang abnormal dan mudah terserang penyakit. Salah satu unsur hara makro yang berperan penting pada pertumbuhan dan ketahanan tanaman anggur adalah Calsium (Ca) dengan kadar yang cukup (tidak berlebihan).
A. Memperkuat Daya Tahan Tanaman Anggur Terhadap Serangan Penyakit dengan Pupuk Kalsium
Unsur hara, sebagaimana kita ketahui berfungsi sebagai sumber nutrisi dalam menunjang pertumbuhan tanaman anggur. Selain itu, unsur hara juga berfungsi dalam meningkatkan daya tahan tanaman anggur terhadap serangan penyakit.
Pemberian pupuk kalsium dapat dilakukan pada saat pemberian pupuk dasar, pemupukan susulan maupun dilakukan dengan penyemprotan. Berikut ini cara pemberian pupuk kalsium pada tanaman ;
1. Lakukan pengecekan pH tanah, apabila pH rendah (dibawah angka 7.0), taburkan kapur pertanian/pupuk dolomit sesuai kebutuhan.
2. Gunakan pupuk yang mengandung kalsium sebagai pupuk dasar.
3. Pupuk kalsium juga dapat diaplikasikan dengan penyemprotan / foliar.
B. Jenis-jenis Pupuk Kalsium yang Mudah Dijumpai Dipasaran
Berikut ini beberapa jenis merk pupuk kalsium yang beredar dipasaran :
Kapur Pertanian/Dolomit
Pupuk Meroke Calnit
Pupuk Meroke Karote plus Boroni
Pupuk Nitrabor
Pupuk Kalsium Cap Tawon
Pupuk Kalsium Calbit C
Pupuk Green House Grada (CN-G)
Pupuk Kalsium Power
Pupuk Kalsium Natural
Pupuk Kalsium Suryacal, dsb
C. Peran Unsur Calsium/Kalsium (Ca) bagi Tanaman
Peran unsur kalsium (Ca) sangat dominan, terutama pada titik-titik tumbuh tanaman anggur seperti pucuk muda dan ujung akar. Kekurangan kalsium menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat dan menurunnya kualitas buah.
Pupuk Calsium penting bukan hanya pada masa pembuahan, tapi pada masa vegetatif juga, karena calsium dapat meningkatkan daya tahan pohon anggur sehingga tidak mudah terserang hama terutama hama jamur, selain itu calsium sangat bermanfaat untuk merangsang titik tumbuh, sehingga anggur dapat tumbuh dengan subur.
Jika Anda menginginkan saat fase pembungaan tidak mudah rontok, pemberian pupuk calsium secara konsisten (1 minggu 1x) mulai dilakukan saat brokoli anggur pertama muncul, dikocor ditanah, pemberian jangan dicampur dengan Phospate, Kalium dan Magnesium, diaplikasikan terpisah di hari berbeda / bergantian dengan unsur hara lain.
Dikocor bisa dengan kombinasi Calsium + Nitrat + Boron, sedangkan untuk foliar dilakukan secara tunggal dengan calsium saja tanpa campuran unsur hara apapun.
Brokoli kuat dan tidak gampang rontok saat pembungaan.
Penggunaan Calsium sangat bermanfaat untuk :
1. Meminimalkan spora jamur saat musim hujan
2. Mencegah pecah dan busuk buah.
3. Meningkatkan bobot buah.
4. Mencegah kerontokan bunga dan buah.
5. Meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan vegetative tanaman yang sempurna.
6. Mengoptimalkan intensitas warna pada buah
7. Memiliki peran penting sebagai enzim activator dan merangsang aktivitas tepung sari.
8. Meningkatkan kekuatan struktur jaringan tanaman.
9. Mengatasi peradangan ujung dan tepi daun.
Gejala awal kekurangan kalsium dapat dilihat jika pada pucuk atau daun muda mengering seperti terbakar, busuk pada ujung buah dan berhentinya pertumbuhan akar. Unsur hara kalsium (Ca) dapat diperoleh pada produk pupuk kimia misalnya, nitrabor, calcinit, pupuk Calbit C, dolomit fitomic dan lain-lain.
Jika Anda menginginkan calsium murni, bisa menggunakan pupuk Calsium Complex dengan LPCA - Lignin Polycarboxylic Acid atau dengan merek dagang Calbit C - Valagro.
Calbit C di senyawakan dengan LSA (Ammonium Lignin Sulphonate), LSA (Ammonium Lignin Sulphonate) adalah zat pengompleks yang berasal dari lignin, yang bertindak serupa dengan chelat dan memberikan bioavailabilitas tinggi, penyerapan calsium yang lebih cepat, lebih efisien melalui daun - foliar ataupun sistem akar dan tahan terhadap temperatur tinggi / suhu panas.
LPCA (Lignin Polycarboxylic Acid /Asam Ligninpolikarbon) merupakan agen pengkelat /Chelated Agent/EDTA dimana reaksi kompleksnya mendukung penetrasi unsur mikro, tetapi juga, begitu unsur mikro memasuki jaringan tanaman, ia memberikan reaksi perlindungan, membuatnya tersedia secara hayati.
Gabungan dari unsur mikro yang dikomplekskan dengan LPCA memungkinkan penetrasi yang lebih baik ke dalam jaringan tanaman, tanpa risiko fitotoksisitas (keracunan).
Penggunaan Calbit C pada tahap awal vegetatif tidak menyebabkan phyto toxic pada tanaman anggur.
Berbentuk cair kental kecoklatan dengan dosis 2ml / 1 liter air.
Tambahan info :
A. Asam ligninsulfonat (LSA) yang diturunkan dari ligninpolycarboxylic acid (LPCA), memungkinkan peningkatan ketersediaan nutrisi bagi tanaman.
B. EDTA (Etilen Diamin Tetra Asetat) merupakan senyawa sintetis peng-kompleks yang berperan sebagai Agen Kelat, dimana senyawa sintetis tersebut mudah larut dalam air.
Fungsi Agen Pengkelat (Chelated Agent) :
. Mencegah pengendapan
. Mengontrol logam
. Mengurangi efek toksik dari logam
D. Gejala Kekurangan Unsur Calsium (Ca) pada Tanaman Anggur
1. Pertumbuhan tanaman terhambat
2. Daun menguning, mengkerut, berukuran kecil dan mudah gugur
3. Bunga dan buah mudah rontok
4.Tanaman rentan terhadap serangan penyakit
5. Hasil panen mudah rusak/membusuk
Bunga gampang rontok dan hangus
Buah Anggur Crack
E. Efek Kelebihan Unsur Calsium (Ca) pada Tanah dan Tanaman Anggur.
Beberapa efek samping kelebihan unsur calsium pada tanah dan tanaman anggur antara lain ;
1.Mempengaruhi pH tanah, kelebihan kalsium dapat mengakibatkan tanah menjadi basa (ber pH tinggi). Seperti halnya pada tanah dengan pH rendah (masam), tanaman anggur tidak mampu tumbuh secara optimal pada tanah basa (tanah ber- pH tinggi).
2.Menghambat pertumbuhan tanaman, pada tanah basa tanaman akan tumbuh kerdil dan tidak mampu berproduksi secara optimal.
Semoga bermanfaat.