Penampilan buah anggur khusus nya varian "𝐭𝐚𝐛𝐥𝐞 𝐠𝐫𝐚𝐩𝐞𝐬" 🍇🍇🍇 jika terlihat burik / bercak atau tidak mulus akan menurunkan kualitas jual buah.
1. Serangan hama Thrips.
Solusi dengan ABACEL 18 EC merupakan insektisida dengan cara kerja kontak dan lambung berbentuk cairan berwarna hitam kecoklatan kental. Abacel 18 EC adalah salah satu insektisida sangat efektif dalam mengendalikan hama trips dan ulat grayak atau bisa juga dengan Akarisida Samite 135 adalah jenis pestisida yang digunakan untuk mengatasi serangan hama kutu, caplak, dan tungau.

3. Kondisi cuaca yang tidak menentu - siang panas terik, sore tiba tiba hujan khususnya yang ditanam tanpa green house.
Solusi : pemasangan Green House
4. Musim hujan yang berkepanjangan selain merusak kulit buah, media tanam menjadi sangat basah selama berhari hari.
Solusi : pemasangan Green House
Solusi : pemasangan Green House
6. Wind Scars, akibat tiupan angin dan pergesekan daun khususnya ditanam tanpa green house.
Solusi : pemasangan Green House
7. Penyerbukan putik bunga yang tidak sempurna, sisa sisa putik bercampur dengan air hujan atau embun menumpuk dan lembab menyebabkan berry menjadi bercak kehitaman.
Solusi : dikuas atau dibilas dengan air.
8. Populasi berry yang terlalu padat dalam satu dompol, akibatnya terjadi gesekan kulit buah.
Solusi : dibutuhkan penjarangan buah
B. Faktor Internal :
1. Kurang tercukupi unsur hara khusus nya kalsium, kalium , Boron dan sulfur.
2. Terlalu banyak diberikan unsur N ( nitrat, amonium ) saat proses pembungaan.
3. pH tanah yang terlalu asam menyebabkan penyerapan beberapa unsur hara tidak tercukupi di saat pembuahan.
4. Penyemprotan insektisida / fungisida saat brokoli menjadi bunga ( disarankan penyemprotan dilakukan setelah menjadi berry ).
Pembungkus buah anggur sangat disarankan, khususnya dari bunga menjadi berry, untuk menghindari serangan serangga, jamur dan air hujan.
Semoga Bermanfaat.














Tidak ada komentar:
Posting Komentar