Cari Blog ini

Rabu, 09 Agustus 2023

Fermentasi Buah Anggur


Panen buah anggur berlebihan dan tidak habis dikonsumsi ? Simpan terlalu lama keburu busuk, kelebihan panen buah anggur bisa Anda proses menjadi sebotol wine yang segar dan sebagai minuman penutup setelah makan malam, bisa disimpan bertahun tahun (Aging), simak yuk cara pembuatan wine skala rumah.

Pengertian Fermentasi

Fermentasi merupakan proses respirasi yang tidak membutuhkan oksigen. Ada dua macam fermentasi yang akan kita bahas, diantaranya Fermentasi Asam Asetat dan Fermentasi Alkohol. Beberapa organisme dapat melakukan fermentasi seperti bakteri, ragi, dan bahkan mamalia. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi fermentasi seperti pH, tingkat reduksi oksidasi, nutrisi, kelembapan, dan suhu. Fermentasi memiliki banyak manfaat khususnya di bidang pangan, kesehatan, dan energi.

Respirasi anaerob atau fermentasi adalah reaksi respirasi yang terjadi tanpa adanya bantuan oksigen. Pada respirasi anaerob, energi langsung dikonversi dari karbohidrat. Respirasi anaerob baru akan bekerja apabila organisme berada dalam keadaan kurang oksigen.

Proses fermentasi buah anggur menggunakan Fermentasi alkohol ; oleh ragi menghasilkan etanol yang ditemukan dalam minuman beralkohol seperti bir dan anggur. Namun, alkohol beracun bagi ragi dalam jumlah besar (seperti halnya bagi manusia), yang menempatkan batas atas persentase alkohol dalam minuman ini. Toleransi etanol ragi berkisar dari sekitar 5 persen hingga 21 persen, tergantung pada regangan ragi dan kondisi lingkungan.

Proses pembuatan buah anggur menjadi minuman wine tidaklah susah, berikut tahapan nya:

1. Cuci buah anggur dengan air bersih, rendam dengan air garam selama 5 menit untuk menghilangkan bakteri dan jamur negatif lainnya ; 3.5kg buah anggur segar untuk menghasilkan 4 liter minuman wine.


2. Setelah itu bilas dengan air bersih (3x), harus bersih dan terbebas dari garam karena garam bisa membunuh Yeast / Ragi yang akan kita pakai nantinya.

3. Steril semua peralatan dengan air panas mendidih ; toples botol, blender, dll

4. Blender kasar buah anggur beserta bijinya, setelah selesai masukan ke dalam toples botol.

5. Siapkan gula pasir 250gram untuk pembuatan anggur 4 liter, rebus dengan sedikit air, dinginkan dan masukan ke dalam toples botol yang sudah ada blenderan buah anggur.

6. Siapkan yeast / ragi khusus wine dengan takaran 1 gram untuk 4 liter ( Red Star Classiq Yeast), pitch ragi dengan air hangat suam suam kuku terlebih dahulu sekitar 15 menit, setelah itu masukan ragi tersebut ke dalam wadah toples yang sudah tercampur dengan gula, aduk sampai rata.


7. Pasang Airlock, proses fermentasi siap dimulai.



8. Proses fermentasi memakan waktu antara 7-14 hari.

Kadar alhohol berkisar 7% - 14 %

Original Home Brew Wine tanpa Fining Agents ataupun unsur lainnya.


Selamat menikmati hasil fermentasi sendiri.


Jumat, 21 Juli 2023

Fase Pematangan Buah

 


Saat anggur mulai memasuki masa pematangan buah, perlu diketahui cara pemeliharaan buah agar performanya baik, yaitu dengan aplikasi Giberelin (GA 3) saat terbentuknya berry pertama kali, tujuannya supaya malay / tandan buah lebih panjang dan kedepan nya calon berry tidak saling berdempetan yang akan mempengaruhi ukuran buah. 

Selain itu, pemupukan dengan kandungan Kalium dan Sulfur tinggi, stop unsur Nitrogen,  penjarangan buah, pembungkusan, dan pemantauan dari serangan jamur buah.


Proses Penjarangan Berry

Proses selanjutnya, adalah proses perubahan warna dari buah anggur (Veraison). Tahap ini menandakan awal pematangan proses dan biasanya berlangsung sekitar 40 – 50 hari setelah tergantung jenis anggur. 


Perubahan warna ini disebabkan oleh klorofil dalam kulit berry digantikan oleh anthocyanin (anggur merah anggur) dan karotenoid (anggur putih anggur). Dalam proses yang dikenal sebagai Engustment , buah mulai melunak karena mereka membangun gula . 
Dalam waktu enam hari dari awal Veraison, buah mulai tumbuh secara dramatis karena mereka menumpuk glukosa dan fruktosa dan asam mulai berkurang.

Warna hijau muda menjadi kuning

Masa panen anggur bervariasi tergantung jenis anggur, iklim, dan lingkungan. Bervariasi antara 30 – 70 hari setelah pembentukan set buah (fruit set).

Kondisi cuaca khusus nya suhu di siang panas terik, saat sore hujan yang terus menerus akan mempengaruhi kulit buah khusus nya varian anggur yang berwarna hijau muda, buah akan kelihatan bernoda hitam / burik, penyebabnya selain suhu, bisa juga hama jamur.



Anggur tidak bisa matang setelah dipanen. Jadi harus dipastikan, panen saat sudah matang di pohon,  Itulah enaknya menanam tanaman merambat, karena bisa mengatur tanaman yang kita mau.


Semoga Bermanfaat...













Rabu, 21 Juni 2023

Mengapa Kalsium Penting Untuk Tanaman Anggur ?

Sama seperti manusia, tanaman anggur juga membuntuhkan nutrisi untuk tumbuh dengan baik. Nutrisi pada tumbuhan biasanya disebut dengan unsur hara. Unsur hara merupakan senyawa organik dan anorganik yang terkandung dalam tanah, bisa juga disebut nutrisi dalam tanah. 



Ada dua jenis unsur hara yakni unsur hara Makro dan unsur hara Mikro.

Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang besar, contoh: Nitrogen (N), Phospat (p), Kalium (K), Kalsium (Ca), Sulfur (S) dan Magnesium (Mg).

Unsur hara mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang kecil atau sedikit, contoh: Besi (Fe), Tembaga (Cu), Zink (Zn), Mangan (Mn), Boron (B) dan Clor (Cl).

Jika tanaman kekurangan atau kelebihan unsur hara, akibatnya adalah pertumbuhan tanaman yang abnormal dan mudah terserang penyakit. Salah satu unsur hara makro yang berperan penting pada pertumbuhan dan ketahanan tanaman anggur adalah Calsium (Ca) dengan kadar yang cukup (tidak berlebihan).

A. Memperkuat Daya Tahan Tanaman Anggur Terhadap Serangan Penyakit dengan Pupuk Kalsium

Unsur hara, sebagaimana kita ketahui berfungsi sebagai sumber nutrisi dalam menunjang pertumbuhan tanaman anggur. Selain itu, unsur hara juga berfungsi dalam meningkatkan daya tahan tanaman anggur terhadap serangan penyakit.

Pemberian pupuk kalsium dapat dilakukan pada saat pemberian pupuk dasar, pemupukan susulan maupun dilakukan dengan penyemprotan. Berikut ini cara pemberian pupuk kalsium pada tanaman ;

1. Lakukan pengecekan pH tanah, apabila pH rendah (dibawah angka 7.0), taburkan kapur pertanian/pupuk dolomit sesuai kebutuhan.

2. Gunakan pupuk yang mengandung kalsium sebagai pupuk dasar.

3. Pupuk kalsium juga dapat diaplikasikan dengan penyemprotan / foliar.

B. Jenis-jenis Pupuk Kalsium yang Mudah Dijumpai Dipasaran

Berikut ini beberapa jenis merk pupuk kalsium yang beredar dipasaran :

Kapur Pertanian/Dolomit
Pupuk Meroke Calnit
Pupuk Meroke Karote plus Boroni
Pupuk Nitrabor
Pupuk Kalsium Cap Tawon
Pupuk Kalsium Calbit C
Pupuk Green House Grada (CN-G)
Pupuk Kalsium Power
Pupuk Kalsium Natural
Pupuk Kalsium Suryacal, dsb


C. Peran Unsur Calsium/Kalsium (Ca) bagi Tanaman

Peran unsur kalsium (Ca) sangat dominan, terutama pada titik-titik tumbuh tanaman anggur seperti pucuk muda dan ujung akar. Kekurangan kalsium menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat dan menurunnya kualitas buah.

Pupuk Calsium penting bukan hanya pada masa pembuahan, tapi pada masa vegetatif juga, karena calsium dapat meningkatkan daya tahan pohon anggur sehingga tidak mudah terserang hama terutama hama jamur, selain itu calsium sangat bermanfaat untuk merangsang titik tumbuh, sehingga anggur dapat tumbuh dengan subur.

Jika Anda menginginkan saat fase pembungaan tidak mudah rontok, pemberian pupuk calsium secara konsisten (1 minggu 1x) mulai dilakukan saat brokoli anggur pertama muncul, dikocor ditanah, pemberian jangan dicampur dengan Phospate, Kalium dan Magnesium, diaplikasikan terpisah di hari berbeda / bergantian dengan unsur hara lain.
Dikocor bisa dengan kombinasi Calsium + Nitrat + Boron, sedangkan untuk foliar dilakukan secara tunggal dengan calsium saja tanpa campuran unsur hara apapun.

Brokoli kuat dan tidak gampang rontok saat pembungaan.


Penggunaan Calsium sangat bermanfaat untuk :

1. Meminimalkan spora jamur saat musim hujan
2. Mencegah pecah dan busuk buah.
3. Meningkatkan bobot buah.
4. Mencegah kerontokan bunga dan buah.
5. Meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan vegetative tanaman yang sempurna.
6. Mengoptimalkan intensitas warna pada buah
7. Memiliki peran penting sebagai enzim activator dan merangsang aktivitas tepung sari.
8. Meningkatkan kekuatan struktur jaringan tanaman.
9. Mengatasi peradangan ujung dan tepi daun.

Gejala awal kekurangan kalsium dapat dilihat jika pada pucuk atau daun muda mengering seperti terbakar, busuk pada ujung buah dan berhentinya pertumbuhan akar. Unsur hara kalsium (Ca) dapat diperoleh pada produk pupuk kimia misalnya, nitrabor, calcinit, pupuk Calbit C, dolomit fitomic dan lain-lain.

Jika Anda menginginkan calsium murni, bisa menggunakan pupuk Calsium Complex dengan LPCA - Lignin Polycarboxylic Acid atau  dengan merek dagang Calbit C - Valagro.
Calbit C di senyawakan dengan LSA (Ammonium Lignin Sulphonate), LSA (Ammonium Lignin Sulphonate) adalah zat pengompleks yang berasal dari lignin, yang bertindak serupa dengan chelat dan memberikan bioavailabilitas tinggi, penyerapan calsium yang lebih cepat, lebih efisien melalui daun - foliar ataupun sistem akar dan tahan terhadap temperatur tinggi / suhu panas.

LPCA (Lignin Polycarboxylic Acid /Asam Ligninpolikarbon) merupakan agen pengkelat /Chelated Agent/EDTA  dimana reaksi kompleksnya mendukung penetrasi unsur mikro, tetapi juga, begitu unsur mikro memasuki jaringan tanaman, ia memberikan reaksi perlindungan, membuatnya tersedia secara hayati.
Gabungan dari unsur mikro yang dikomplekskan dengan LPCA memungkinkan penetrasi yang lebih baik ke dalam jaringan tanaman, tanpa risiko fitotoksisitas (keracunan).
Penggunaan Calbit C pada tahap awal vegetatif tidak menyebabkan phyto toxic pada tanaman anggur.
Berbentuk cair kental kecoklatan dengan dosis 2ml / 1 liter air.

Tambahan info :

A. Asam ligninsulfonat (LSA) yang diturunkan dari ligninpolycarboxylic acid (LPCA), memungkinkan peningkatan ketersediaan nutrisi bagi tanaman.

B. EDTA (Etilen Diamin Tetra Asetat) merupakan senyawa sintetis peng-kompleks yang berperan sebagai Agen Kelat, dimana senyawa sintetis tersebut mudah larut dalam air.

Fungsi Agen Pengkelat (Chelated Agent) :
. Mencegah pengendapan
. Mengontrol logam
. Mengurangi efek toksik dari logam


D. Gejala Kekurangan Unsur Calsium (Ca) pada Tanaman Anggur

1. Pertumbuhan tanaman terhambat
2. Daun menguning, mengkerut, berukuran kecil dan mudah gugur
3. Bunga dan buah mudah rontok
4.Tanaman rentan terhadap serangan penyakit
5. Hasil panen mudah rusak/membusuk

Bunga gampang rontok dan hangus

Buah Anggur Crack

E. Efek Kelebihan Unsur Calsium (Ca) pada Tanah dan Tanaman Anggur.

Beberapa efek samping kelebihan unsur calsium pada tanah dan tanaman anggur antara lain ;

1.Mempengaruhi pH tanah, kelebihan kalsium dapat mengakibatkan tanah menjadi basa (ber pH tinggi). Seperti halnya pada tanah dengan pH rendah (masam), tanaman anggur tidak mampu tumbuh secara optimal pada tanah basa (tanah ber- pH tinggi).

2.Menghambat pertumbuhan tanaman, pada tanah basa tanaman akan tumbuh kerdil dan tidak mampu berproduksi secara optimal.


Semoga bermanfaat.

 

Senin, 19 Juni 2023

Berry Scarring / Burik / Bercak Hitam

Penampilan buah anggur khusus nya varian "𝐭𝐚𝐛𝐥𝐞 𝐠𝐫𝐚𝐩𝐞𝐬" 🍇🍇🍇 jika terlihat burik / bercak atau tidak mulus akan menurunkan kualitas jual buah.




Inilah penyebab calon 𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐫 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐛𝐮𝐫𝐢𝐤 / 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐦𝐮𝐥𝐮𝐬 atau 𝐛𝐞𝐫𝐫𝐲 𝐬𝐜𝐚𝐫𝐫𝐢𝐧𝐠, antara lain :

A. Faktor External :

1. Serangan hama Thrips.

Solusi dengan ABACEL 18 EC merupakan insektisida dengan cara kerja kontak dan lambung berbentuk cairan berwarna hitam kecoklatan kental. Abacel 18 EC adalah salah satu insektisida sangat efektif dalam mengendalikan hama trips dan ulat grayak atau bisa juga dengan Akarisida Samite 135 adalah jenis pestisida yang digunakan untuk mengatasi serangan hama kutu, caplak, dan tungau. 



2. Serangan jamur - Powdery mildew.

Solusi : AMISTAR TOP adalah pestisida dari jenis Fungisida + ZPT berbahan aktif Azoksistrobin dan Difenokonazol, fungisida ini yang bersifat sistemik atau bisa juga dengan Antracol, fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan berwarna krem.



Pengaplikasian insektisida dan fungisida akan lebih optimal jika dicampur dengan Stickpol, berfungsi: meningkatkan effektifitas pestisida atau pupuk daun pada tanaman saat musim hujan dan meningkatkan effektifitas pestisida pada hama.



3. Kondisi cuaca yang tidak menentu - siang panas terik, sore tiba tiba hujan khususnya yang ditanam tanpa green house.

Solusi : pemasangan Green House



4. Musim hujan yang berkepanjangan selain merusak kulit buah, media tanam menjadi sangat basah selama berhari hari.

Solusi : pemasangan Green House


5. Intensitas sinar matahari tinggi menyebabkan gelombang panas atau dikenal dengan "𝐡𝐞𝐚𝐭𝐰𝐚𝐯𝐞" : serangan cuaca ekstrem yang ditandai dengan peningkatan suhu udara dan berlangsung beberapa hari, khususnya ditanam tanpa green house.

Solusi : pemasangan Green House


6. Wind Scars, akibat tiupan angin dan pergesekan daun khususnya ditanam tanpa green house.

Solusi : pemasangan Green House


7. Penyerbukan putik bunga yang tidak sempurna, sisa sisa putik bercampur dengan air hujan atau embun menumpuk dan lembab menyebabkan berry menjadi bercak kehitaman.

Solusi : dikuas atau dibilas dengan air.


8. Populasi berry yang terlalu padat dalam satu dompol, akibatnya terjadi gesekan kulit buah.

Solusi : dibutuhkan penjarangan buah



B. Faktor Internal :

1. Kurang tercukupi unsur hara khusus nya kalsium, kalium , Boron dan sulfur.

2. Terlalu banyak diberikan unsur N ( nitrat, amonium ) saat proses pembungaan.

3. pH tanah yang terlalu asam menyebabkan penyerapan beberapa unsur hara tidak tercukupi di saat pembuahan.

4. Penyemprotan insektisida / fungisida saat brokoli menjadi bunga ( disarankan penyemprotan dilakukan setelah menjadi berry ).


Pembungkus buah anggur sangat disarankan, khususnya dari bunga menjadi berry, untuk menghindari serangan serangga, jamur dan air hujan.






Semoga Bermanfaat.

Senin, 05 Juni 2023

Pemupukan Anggur Yang Ditanam Di Dalam Planter Bag / Pot



Pemenuhan kebutuhan nutrisi diperlukan agar tanaman anggur yang Anda budi daya dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal khususnya penanaman di dalam planter bag / pot. Selain diberi pupuk anorganik, anggur agar cepat berbuah, tanaman ini juga perlu untuk diberikan beberapa nutrisi tambahan organik seperti kohe kambing, kohe kelelawar, pupuk kascing, dll.

Selain perlu memperhatikan pupuk untuk anggur yag digunakan, Anda juga perlu memperhatikan teknis perawatan yang sesuai dengan prosedur.
Pada umumnya perawatan atau pemeliharaan tanaman anggur dapat dilakukan dengan cara menempatkan dan mengatur tumbuhan agar berada di tempat yang terpapar sinar matahari selama 9 jam.
Pemupukan konsisten tanpa disertai sinar matahari yang cukup akan menjadi sia sia, tanaman kerdil, susah untuk terjadi pembuahan.

Paparan Sinar matahari selama 9 jam

Untuk mendapatkan kelembapan media tanam yang maksimal perlu melakukan penyiraman tanaman dengan interval waktu 2 hari 1x, tergantung ukuran pot / planterbag, selalu cek kelembapan tanah, jika kering segera siram air, tanaman anggur tidak menyukai media tanam yang terlalu becek, hentikan penyiraman air di saat hujan.

Pemupukan tanaman anggur dalam pot jika dilihat dari waktu pemberiannya dibagi menjadi 2, yaitu mingguan dan bulanan. Dari kedua waktu pemberian tersebut memiliki perbedaan dalam jenis dan dosis pupuknya.

Pemupukan Mingguan.

Pemupukan mingguan tanaman anggur dalam pot dilakukan setiap 1 minggu sekali, adapun pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK ( nitrogen, phosphate, kalium). Pemberian pupuk NPK ini dimulai sejak tanaman anggur dalam pot berumur 0 hari atau sejak penanaman hingga beberapa bulan - fase Vegetatif sampai tanaman siap dilakukan pemangkasan untuk merangsang pembungaan atau saat tanaman memasuki fase generatif.


Setelah tanaman memasuki fase generatif, pupuk yang diberikan bukan lagi NPK melainkan P (phosphate) dan K (kalium) saja, pupuk P dapat diperoleh dari pupuk TSP atau MAP, sedangkan pupuk K bisa diperoleh dari pupuk KNO atau KCL atau agar lebih ringkas, pupuk P dan K dapat diperoleh menggunakan pupuk MKP (mono kalium phosphate).


Cara aplikasi pupuk di planter bag / pot dilakukan dengan cara dikocor dengan air.
Larutkan 1 sendok pupuk ke dalam 3 liter air, kemudian siramkan secara merata pada media tanam dalam planter bag / pot.

Kohe Kelelawar segar yg sudah di fermentasi

Kohe Kambing yang sudah di fermentasi

Pemupukan Bulanan

Pemupukan bulanan tanaman anggur dalam pot dilakukan setiap 1 bulan sekali, adapun pupuk yang diberikan adalah pupuk organik seperti kohe kambing, kohe kelelawar, pupuk kascing, tentunya yang sudah di fermentasi, pembenah tanah seperti asam humat, kapur dolomit, sesuaikan takaran dengan ukuran pot / planter bag.

Asam Humat

Kapur Dolomit


Kupas tuntas cara pemupukan yang saya lakukan.

Semua orang mempunyai metode pemupukan sendiri, begitu juga dengan saya sendiri, terus terang saya lebih menyukai penggunaan pupuk anorganik karena terbilang sangat cepat terhadap respon tanaman, takaran pupuk anorganik sangat jelas komposisi kandungan unsur hara nya, diberikan sesuai dosis, lebih baik dalam takaran kecil untuk menghindari over dosis.
Berbeda dengan pupuk organik, kandungan unsur hara nya naik turun alias tidak pasti dan bersifat slow release dan menurut pribadi saya, pupuk organik lebih cocok digunakan sebagai pembenah tanah, menggemburkan tanah, menstabilkan pH tanah, memperbaiki sifat kimia, fisik dan biologi tanah.

Pemupukan yang saya lakukan dengan membagi menjadi 2 fase yaitu : Fase Vegetatif dan Fase Generatif, dengan pemupukan anorganik memakai program merek pupuk Meroke.
Program pemberian pupuk akan saya custom sesuai dengan ukuran planter bag /pot, usia tanaman, kondisi media tanam, intensitas cahaya matahari dan cuaca.



Proses pemupukan yang saya lakukan adalah hasil custom pribadi, konsepnya adalah meminimalkan over dosis pupuk dan tidak boleh mencampurkan pupuk yang antagonis, misal unsur hara Kalium-K, Magnesium-Mg, NH4-Amonium tidak akan saya campur dengan unsur hara Kalsium-Ca, proses penyiraman pupuk dilakukan secara bergantian, misal hari senin penyiraman dengan Meroke MKP (ada unsur Kalium dan Phospat) selanjutnya hari rabu dengan Meroke Karote plus Boroni (ada unsur Ca 26%).
Oh ya, semua unsur hara selalu saya campur dengan air terlebih dahulu dan dikocor ke tanaman, efeknya lebih cepat dibanding ditabur.


Program pemupukan mengikuti konsep nya pabrikan Meroke ( gambar diatas ), tetapi untuk dosis disesuaikan dengan ukuran planter bag , jika mengikuti dosis diatas dipastikan akan mengalami OD alias Over Dosis, kelebihan nutrisi akan menjadi racun yang dapat membunuh tanaman itu sendiri.

Untuk meminimalkan Over Dosis, solusi yang bisa saya tawarkan adalah menggunakan TDS Meter, alat ukur yang dipakai di sistem tanam hidroponik, tujuan nya untuk mengukur total padatan terlarut.
Untuk kalangan hobi, pemberian pupuk kebanyakan dilakukan dengan dosis "kira kira", by feeling akibat nya bisa kelebihan atau kekurangan dosis hara.
Setelah unsur hara yang kita inginkan di encerin dengan air, Anda bisa langsung mengukur untuk mendapatkan satuan ppm / EC yang Anda inginkan.


Saya lebih menyarankan memakai satuan EC dibanding PPM, dari beberapa artikel yang saya baca 1 mS/cm atau 1 EC = 500ppm s/d 700ppm, kenapa angka ppm nya tidak pasti ? Sebab setiap TDS meter mengkonversi angka EC yang berbeda beda, ada TDS meter yang mengkonversi 1 mS/cm = 500ppm ada pula yang mengkonversi 700ppm, selisih angka tersebut kadang bisa ditoleransi oleh tanaman kadang ada yang tidak (tergantung jenis tanaman).

    Tabel konversi EC ke PPM 500, 640, 700

Lakukan program pemupukan sesuai dengan program yang direkomendasikan dari pabrikan Meroke, selalu pantau dan fokus, jika terlihat misal daun gosong atau mengkerut, bunga rontok segera kocor dengan air bersih dan kurangi dosis pemupukan

Apakah saat pohon anggur masuk ke fase pembungaan harus di stop pemupukan ?Sebaiknya di stop terlebih dahulu sejak muncul brokoli pertama sampai proses bunga menjadi berry, setelah menjadi berry tetap lanjut pemupukan dengan dosis kecil sekitar EC 1.5 -1.7  sampai proses matang berry buah khususnya dengan pupuk Karote plus Boroni, unsur Ca dan MKP akan menjaga supaya buah kuat dan tidak mudah rontok.
Ada beberapa variatas anggur yang tidak masalah saat pembungaan tetap dilakukan pemupukan dosis kecil, misal seperti Jupiter, Donesky tapi ada juga yang cukup sensitif misal seperti varian heliodor, shine muscat, moondrop.

Tabel EC ke PPM 700

Beberapa tahapan dosis nutrisi yang saya lakukan (dengan tabel EC = ppm 700):

1. Fase Vegetatif, rekomendasi di angka EC 1.4 - EC 1.8 untuk bibit anggur mulai 1 - 5 bulan, diberikan setiap 1 minggu 1x, bisa dengan Meroke Kalinitra, MAG-S, MAP, Karote Plus Boroni, Mutiara Grower, diberikan ber variasi dan jangan lupa hindari unsur hara yang antagonis.

2. Fase Generatif - muncul brokoli calon bunga :  sebaiknya di stop pemupukan terlebih dahulu, usahakan media tanam tidak becek tapi lembab.

3. Fase Generatif - dari brokoli menjadi bunga, semua pemupukan dihentikan, cukup siram air bersih aja supaya media tanam tetap lembab, setelah berhasil proses polinasi,  lanjut pemupukan dosis kecil,  fokus ke unsur hara Karote plus Boroni dan MKP, khususnya Karote plus Boroni lebih diutamakan, unsur Ca 26% memperkuat berry supaya tidak gampang rontok, MKP sedikit saja, total larutan di EC 1.5 - EC 1.7 - tidak diperlukan unsur N.

4. Berry buah menjadi Veration, perubahan warna, siap panen, fokus ke unsur hara SOP ( kalium & Sulfur ) & Karote plus Boroni dan di EC 1.9 - 2.0 sampai panen, di aplikasikan bergantian.


Semoga Bermanfaat, Salam Peng-Angguran













Translate

Fermentasi Buah Anggur

Panen buah anggur berlebihan dan tidak habis dikonsumsi ? Simpan terlalu lama keburu busuk, kelebihan panen buah anggur bisa An...