Cari Blog ini

Rabu, 21 Juni 2023

Mengapa Kalsium Penting Untuk Tanaman Anggur ?

Sama seperti manusia, tanaman anggur juga membuntuhkan nutrisi untuk tumbuh dengan baik. Nutrisi pada tumbuhan biasanya disebut dengan unsur hara. Unsur hara merupakan senyawa organik dan anorganik yang terkandung dalam tanah, bisa juga disebut nutrisi dalam tanah. 



Ada dua jenis unsur hara yakni unsur hara Makro dan unsur hara Mikro.

Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang besar, contoh: Nitrogen (N), Phospat (p), Kalium (K), Kalsium (Ca), Sulfur (S) dan Magnesium (Mg).

Unsur hara mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang kecil atau sedikit, contoh: Besi (Fe), Tembaga (Cu), Zink (Zn), Mangan (Mn), Boron (B) dan Clor (Cl).

Jika tanaman kekurangan atau kelebihan unsur hara, akibatnya adalah pertumbuhan tanaman yang abnormal dan mudah terserang penyakit. Salah satu unsur hara makro yang berperan penting pada pertumbuhan dan ketahanan tanaman anggur adalah Calsium (Ca) dengan kadar yang cukup (tidak berlebihan).

A. Memperkuat Daya Tahan Tanaman Anggur Terhadap Serangan Penyakit dengan Pupuk Kalsium

Unsur hara, sebagaimana kita ketahui berfungsi sebagai sumber nutrisi dalam menunjang pertumbuhan tanaman anggur. Selain itu, unsur hara juga berfungsi dalam meningkatkan daya tahan tanaman anggur terhadap serangan penyakit.

Pemberian pupuk kalsium dapat dilakukan pada saat pemberian pupuk dasar, pemupukan susulan maupun dilakukan dengan penyemprotan. Berikut ini cara pemberian pupuk kalsium pada tanaman ;

1. Lakukan pengecekan pH tanah, apabila pH rendah (dibawah angka 7.0), taburkan kapur pertanian/pupuk dolomit sesuai kebutuhan.

2. Gunakan pupuk yang mengandung kalsium sebagai pupuk dasar.

3. Pupuk kalsium juga dapat diaplikasikan dengan penyemprotan / foliar.

B. Jenis-jenis Pupuk Kalsium yang Mudah Dijumpai Dipasaran

Berikut ini beberapa jenis merk pupuk kalsium yang beredar dipasaran :

Kapur Pertanian/Dolomit
Pupuk Meroke Calnit
Pupuk Meroke Karote plus Boroni
Pupuk Nitrabor
Pupuk Kalsium Cap Tawon
Pupuk Kalsium Calbit C
Pupuk Green House Grada (CN-G)
Pupuk Kalsium Power
Pupuk Kalsium Natural
Pupuk Kalsium Suryacal, dsb


C. Peran Unsur Calsium/Kalsium (Ca) bagi Tanaman

Peran unsur kalsium (Ca) sangat dominan, terutama pada titik-titik tumbuh tanaman anggur seperti pucuk muda dan ujung akar. Kekurangan kalsium menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat dan menurunnya kualitas buah.

Pupuk Calsium penting bukan hanya pada masa pembuahan, tapi pada masa vegetatif juga, karena calsium dapat meningkatkan daya tahan pohon anggur sehingga tidak mudah terserang hama terutama hama jamur, selain itu calsium sangat bermanfaat untuk merangsang titik tumbuh, sehingga anggur dapat tumbuh dengan subur.

Jika Anda menginginkan saat fase pembungaan tidak mudah rontok, pemberian pupuk calsium secara konsisten (1 minggu 1x) mulai dilakukan saat brokoli anggur pertama muncul, dikocor ditanah, pemberian jangan dicampur dengan Phospate, Kalium dan Magnesium, diaplikasikan terpisah di hari berbeda / bergantian dengan unsur hara lain.
Dikocor bisa dengan kombinasi Calsium + Nitrat + Boron, sedangkan untuk foliar dilakukan secara tunggal dengan calsium saja tanpa campuran unsur hara apapun.

Brokoli kuat dan tidak gampang rontok saat pembungaan.


Penggunaan Calsium sangat bermanfaat untuk :

1. Meminimalkan spora jamur saat musim hujan
2. Mencegah pecah dan busuk buah.
3. Meningkatkan bobot buah.
4. Mencegah kerontokan bunga dan buah.
5. Meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan vegetative tanaman yang sempurna.
6. Mengoptimalkan intensitas warna pada buah
7. Memiliki peran penting sebagai enzim activator dan merangsang aktivitas tepung sari.
8. Meningkatkan kekuatan struktur jaringan tanaman.
9. Mengatasi peradangan ujung dan tepi daun.

Gejala awal kekurangan kalsium dapat dilihat jika pada pucuk atau daun muda mengering seperti terbakar, busuk pada ujung buah dan berhentinya pertumbuhan akar. Unsur hara kalsium (Ca) dapat diperoleh pada produk pupuk kimia misalnya, nitrabor, calcinit, pupuk Calbit C, dolomit fitomic dan lain-lain.

Jika Anda menginginkan calsium murni, bisa menggunakan pupuk Calsium Complex dengan LPCA - Lignin Polycarboxylic Acid atau  dengan merek dagang Calbit C - Valagro.
Calbit C di senyawakan dengan LSA (Ammonium Lignin Sulphonate), LSA (Ammonium Lignin Sulphonate) adalah zat pengompleks yang berasal dari lignin, yang bertindak serupa dengan chelat dan memberikan bioavailabilitas tinggi, penyerapan calsium yang lebih cepat, lebih efisien melalui daun - foliar ataupun sistem akar dan tahan terhadap temperatur tinggi / suhu panas.

LPCA (Lignin Polycarboxylic Acid /Asam Ligninpolikarbon) merupakan agen pengkelat /Chelated Agent/EDTA  dimana reaksi kompleksnya mendukung penetrasi unsur mikro, tetapi juga, begitu unsur mikro memasuki jaringan tanaman, ia memberikan reaksi perlindungan, membuatnya tersedia secara hayati.
Gabungan dari unsur mikro yang dikomplekskan dengan LPCA memungkinkan penetrasi yang lebih baik ke dalam jaringan tanaman, tanpa risiko fitotoksisitas (keracunan).
Penggunaan Calbit C pada tahap awal vegetatif tidak menyebabkan phyto toxic pada tanaman anggur.
Berbentuk cair kental kecoklatan dengan dosis 2ml / 1 liter air.

Tambahan info :

A. Asam ligninsulfonat (LSA) yang diturunkan dari ligninpolycarboxylic acid (LPCA), memungkinkan peningkatan ketersediaan nutrisi bagi tanaman.

B. EDTA (Etilen Diamin Tetra Asetat) merupakan senyawa sintetis peng-kompleks yang berperan sebagai Agen Kelat, dimana senyawa sintetis tersebut mudah larut dalam air.

Fungsi Agen Pengkelat (Chelated Agent) :
. Mencegah pengendapan
. Mengontrol logam
. Mengurangi efek toksik dari logam


D. Gejala Kekurangan Unsur Calsium (Ca) pada Tanaman Anggur

1. Pertumbuhan tanaman terhambat
2. Daun menguning, mengkerut, berukuran kecil dan mudah gugur
3. Bunga dan buah mudah rontok
4.Tanaman rentan terhadap serangan penyakit
5. Hasil panen mudah rusak/membusuk

Bunga gampang rontok dan hangus

Buah Anggur Crack

E. Efek Kelebihan Unsur Calsium (Ca) pada Tanah dan Tanaman Anggur.

Beberapa efek samping kelebihan unsur calsium pada tanah dan tanaman anggur antara lain ;

1.Mempengaruhi pH tanah, kelebihan kalsium dapat mengakibatkan tanah menjadi basa (ber pH tinggi). Seperti halnya pada tanah dengan pH rendah (masam), tanaman anggur tidak mampu tumbuh secara optimal pada tanah basa (tanah ber- pH tinggi).

2.Menghambat pertumbuhan tanaman, pada tanah basa tanaman akan tumbuh kerdil dan tidak mampu berproduksi secara optimal.


Semoga bermanfaat.

 

Senin, 19 Juni 2023

Berry Scarring / Burik / Bercak Hitam

Penampilan buah anggur khusus nya varian "𝐭𝐚𝐛𝐥𝐞 𝐠𝐫𝐚𝐩𝐞𝐬" 🍇🍇🍇 jika terlihat burik / bercak atau tidak mulus akan menurunkan kualitas jual buah.




Inilah penyebab calon 𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐫 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐛𝐮𝐫𝐢𝐤 / 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐦𝐮𝐥𝐮𝐬 atau 𝐛𝐞𝐫𝐫𝐲 𝐬𝐜𝐚𝐫𝐫𝐢𝐧𝐠, antara lain :

A. Faktor External :

1. Serangan hama Thrips.

Solusi dengan ABACEL 18 EC merupakan insektisida dengan cara kerja kontak dan lambung berbentuk cairan berwarna hitam kecoklatan kental. Abacel 18 EC adalah salah satu insektisida sangat efektif dalam mengendalikan hama trips dan ulat grayak atau bisa juga dengan Akarisida Samite 135 adalah jenis pestisida yang digunakan untuk mengatasi serangan hama kutu, caplak, dan tungau. 



2. Serangan jamur - Powdery mildew.

Solusi : AMISTAR TOP adalah pestisida dari jenis Fungisida + ZPT berbahan aktif Azoksistrobin dan Difenokonazol, fungisida ini yang bersifat sistemik atau bisa juga dengan Antracol, fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan berwarna krem.



Pengaplikasian insektisida dan fungisida akan lebih optimal jika dicampur dengan Stickpol, berfungsi: meningkatkan effektifitas pestisida atau pupuk daun pada tanaman saat musim hujan dan meningkatkan effektifitas pestisida pada hama.



3. Kondisi cuaca yang tidak menentu - siang panas terik, sore tiba tiba hujan khususnya yang ditanam tanpa green house.

Solusi : pemasangan Green House



4. Musim hujan yang berkepanjangan selain merusak kulit buah, media tanam menjadi sangat basah selama berhari hari.

Solusi : pemasangan Green House


5. Intensitas sinar matahari tinggi menyebabkan gelombang panas atau dikenal dengan "𝐡𝐞𝐚𝐭𝐰𝐚𝐯𝐞" : serangan cuaca ekstrem yang ditandai dengan peningkatan suhu udara dan berlangsung beberapa hari, khususnya ditanam tanpa green house.

Solusi : pemasangan Green House


6. Wind Scars, akibat tiupan angin dan pergesekan daun khususnya ditanam tanpa green house.

Solusi : pemasangan Green House


7. Penyerbukan putik bunga yang tidak sempurna, sisa sisa putik bercampur dengan air hujan atau embun menumpuk dan lembab menyebabkan berry menjadi bercak kehitaman.

Solusi : dikuas atau dibilas dengan air.


8. Populasi berry yang terlalu padat dalam satu dompol, akibatnya terjadi gesekan kulit buah.

Solusi : dibutuhkan penjarangan buah



B. Faktor Internal :

1. Kurang tercukupi unsur hara khusus nya kalsium, kalium , Boron dan sulfur.

2. Terlalu banyak diberikan unsur N ( nitrat, amonium ) saat proses pembungaan.

3. pH tanah yang terlalu asam menyebabkan penyerapan beberapa unsur hara tidak tercukupi di saat pembuahan.

4. Penyemprotan insektisida / fungisida saat brokoli menjadi bunga ( disarankan penyemprotan dilakukan setelah menjadi berry ).


Pembungkus buah anggur sangat disarankan, khususnya dari bunga menjadi berry, untuk menghindari serangan serangga, jamur dan air hujan.






Semoga Bermanfaat.

Senin, 05 Juni 2023

Pemupukan Anggur Yang Ditanam Di Dalam Planter Bag / Pot



Pemenuhan kebutuhan nutrisi diperlukan agar tanaman anggur yang Anda budi daya dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal khususnya penanaman di dalam planter bag / pot. Selain diberi pupuk anorganik, anggur agar cepat berbuah, tanaman ini juga perlu untuk diberikan beberapa nutrisi tambahan organik seperti kohe kambing, kohe kelelawar, pupuk kascing, dll.

Selain perlu memperhatikan pupuk untuk anggur yag digunakan, Anda juga perlu memperhatikan teknis perawatan yang sesuai dengan prosedur.
Pada umumnya perawatan atau pemeliharaan tanaman anggur dapat dilakukan dengan cara menempatkan dan mengatur tumbuhan agar berada di tempat yang terpapar sinar matahari selama 9 jam.
Pemupukan konsisten tanpa disertai sinar matahari yang cukup akan menjadi sia sia, tanaman kerdil, susah untuk terjadi pembuahan.

Paparan Sinar matahari selama 9 jam

Untuk mendapatkan kelembapan media tanam yang maksimal perlu melakukan penyiraman tanaman dengan interval waktu 2 hari 1x, tergantung ukuran pot / planterbag, selalu cek kelembapan tanah, jika kering segera siram air, tanaman anggur tidak menyukai media tanam yang terlalu becek, hentikan penyiraman air di saat hujan.

Pemupukan tanaman anggur dalam pot jika dilihat dari waktu pemberiannya dibagi menjadi 2, yaitu mingguan dan bulanan. Dari kedua waktu pemberian tersebut memiliki perbedaan dalam jenis dan dosis pupuknya.

Pemupukan Mingguan.

Pemupukan mingguan tanaman anggur dalam pot dilakukan setiap 1 minggu sekali, adapun pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK ( nitrogen, phosphate, kalium). Pemberian pupuk NPK ini dimulai sejak tanaman anggur dalam pot berumur 0 hari atau sejak penanaman hingga beberapa bulan - fase Vegetatif sampai tanaman siap dilakukan pemangkasan untuk merangsang pembungaan atau saat tanaman memasuki fase generatif.


Setelah tanaman memasuki fase generatif, pupuk yang diberikan bukan lagi NPK melainkan P (phosphate) dan K (kalium) saja, pupuk P dapat diperoleh dari pupuk TSP atau MAP, sedangkan pupuk K bisa diperoleh dari pupuk KNO atau KCL atau agar lebih ringkas, pupuk P dan K dapat diperoleh menggunakan pupuk MKP (mono kalium phosphate).


Cara aplikasi pupuk di planter bag / pot dilakukan dengan cara dikocor dengan air.
Larutkan 1 sendok pupuk ke dalam 3 liter air, kemudian siramkan secara merata pada media tanam dalam planter bag / pot.

Kohe Kelelawar segar yg sudah di fermentasi

Kohe Kambing yang sudah di fermentasi

Pemupukan Bulanan

Pemupukan bulanan tanaman anggur dalam pot dilakukan setiap 1 bulan sekali, adapun pupuk yang diberikan adalah pupuk organik seperti kohe kambing, kohe kelelawar, pupuk kascing, tentunya yang sudah di fermentasi, pembenah tanah seperti asam humat, kapur dolomit, sesuaikan takaran dengan ukuran pot / planter bag.

Asam Humat

Kapur Dolomit


Kupas tuntas cara pemupukan yang saya lakukan.

Semua orang mempunyai metode pemupukan sendiri, begitu juga dengan saya sendiri, terus terang saya lebih menyukai penggunaan pupuk anorganik karena terbilang sangat cepat terhadap respon tanaman, takaran pupuk anorganik sangat jelas komposisi kandungan unsur hara nya, diberikan sesuai dosis, lebih baik dalam takaran kecil untuk menghindari over dosis.
Berbeda dengan pupuk organik, kandungan unsur hara nya naik turun alias tidak pasti dan bersifat slow release dan menurut pribadi saya, pupuk organik lebih cocok digunakan sebagai pembenah tanah, menggemburkan tanah, menstabilkan pH tanah, memperbaiki sifat kimia, fisik dan biologi tanah.

Pemupukan yang saya lakukan dengan membagi menjadi 2 fase yaitu : Fase Vegetatif dan Fase Generatif, dengan pemupukan anorganik memakai program merek pupuk Meroke.
Program pemberian pupuk akan saya custom sesuai dengan ukuran planter bag /pot, usia tanaman, kondisi media tanam, intensitas cahaya matahari dan cuaca.



Proses pemupukan yang saya lakukan adalah hasil custom pribadi, konsepnya adalah meminimalkan over dosis pupuk dan tidak boleh mencampurkan pupuk yang antagonis, misal unsur hara Kalium-K, Magnesium-Mg, NH4-Amonium tidak akan saya campur dengan unsur hara Kalsium-Ca, proses penyiraman pupuk dilakukan secara bergantian, misal hari senin penyiraman dengan Meroke MKP (ada unsur Kalium dan Phospat) selanjutnya hari rabu dengan Meroke Karote plus Boroni (ada unsur Ca 26%).
Oh ya, semua unsur hara selalu saya campur dengan air terlebih dahulu dan dikocor ke tanaman, efeknya lebih cepat dibanding ditabur.


Program pemupukan mengikuti konsep nya pabrikan Meroke ( gambar diatas ), tetapi untuk dosis disesuaikan dengan ukuran planter bag , jika mengikuti dosis diatas dipastikan akan mengalami OD alias Over Dosis, kelebihan nutrisi akan menjadi racun yang dapat membunuh tanaman itu sendiri.

Untuk meminimalkan Over Dosis, solusi yang bisa saya tawarkan adalah menggunakan TDS Meter, alat ukur yang dipakai di sistem tanam hidroponik, tujuan nya untuk mengukur total padatan terlarut.
Untuk kalangan hobi, pemberian pupuk kebanyakan dilakukan dengan dosis "kira kira", by feeling akibat nya bisa kelebihan atau kekurangan dosis hara.
Setelah unsur hara yang kita inginkan di encerin dengan air, Anda bisa langsung mengukur untuk mendapatkan satuan ppm / EC yang Anda inginkan.


Saya lebih menyarankan memakai satuan EC dibanding PPM, dari beberapa artikel yang saya baca 1 mS/cm atau 1 EC = 500ppm s/d 700ppm, kenapa angka ppm nya tidak pasti ? Sebab setiap TDS meter mengkonversi angka EC yang berbeda beda, ada TDS meter yang mengkonversi 1 mS/cm = 500ppm ada pula yang mengkonversi 700ppm, selisih angka tersebut kadang bisa ditoleransi oleh tanaman kadang ada yang tidak (tergantung jenis tanaman).

    Tabel konversi EC ke PPM 500, 640, 700

Lakukan program pemupukan sesuai dengan program yang direkomendasikan dari pabrikan Meroke, selalu pantau dan fokus, jika terlihat misal daun gosong atau mengkerut, bunga rontok segera kocor dengan air bersih dan kurangi dosis pemupukan

Apakah saat pohon anggur masuk ke fase pembungaan harus di stop pemupukan ?Sebaiknya di stop terlebih dahulu sejak muncul brokoli pertama sampai proses bunga menjadi berry, setelah menjadi berry tetap lanjut pemupukan dengan dosis kecil sekitar EC 1.5 -1.7  sampai proses matang berry buah khususnya dengan pupuk Karote plus Boroni, unsur Ca dan MKP akan menjaga supaya buah kuat dan tidak mudah rontok.
Ada beberapa variatas anggur yang tidak masalah saat pembungaan tetap dilakukan pemupukan dosis kecil, misal seperti Jupiter, Donesky tapi ada juga yang cukup sensitif misal seperti varian heliodor, shine muscat, moondrop.

Tabel EC ke PPM 700

Beberapa tahapan dosis nutrisi yang saya lakukan (dengan tabel EC = ppm 700):

1. Fase Vegetatif, rekomendasi di angka EC 1.4 - EC 1.8 untuk bibit anggur mulai 1 - 5 bulan, diberikan setiap 1 minggu 1x, bisa dengan Meroke Kalinitra, MAG-S, MAP, Karote Plus Boroni, Mutiara Grower, diberikan ber variasi dan jangan lupa hindari unsur hara yang antagonis.

2. Fase Generatif - muncul brokoli calon bunga :  sebaiknya di stop pemupukan terlebih dahulu, usahakan media tanam tidak becek tapi lembab.

3. Fase Generatif - dari brokoli menjadi bunga, semua pemupukan dihentikan, cukup siram air bersih aja supaya media tanam tetap lembab, setelah berhasil proses polinasi,  lanjut pemupukan dosis kecil,  fokus ke unsur hara Karote plus Boroni dan MKP, khususnya Karote plus Boroni lebih diutamakan, unsur Ca 26% memperkuat berry supaya tidak gampang rontok, MKP sedikit saja, total larutan di EC 1.5 - EC 1.7 - tidak diperlukan unsur N.

4. Berry buah menjadi Veration, perubahan warna, siap panen, fokus ke unsur hara SOP ( kalium & Sulfur ) & Karote plus Boroni dan di EC 1.9 - 2.0 sampai panen, di aplikasikan bergantian.


Semoga Bermanfaat, Salam Peng-Angguran













Jumat, 02 Juni 2023

Media & Wadah Tanam Bermutu Tinggi

Anda suka menanam buah dalam Pot / Planter bag?

Tahukah anda, masa depan mereka sangat ditentukan oleh media tanam yang anda pakai.
Kesalahan membuat media tanam di dalam pot / planter bag akan berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman dalam jangka panjang.
Bahkan tidak jarang, efeknya langsung terlihat hanya hitungan hari atau minggu pasca tanam, seperti daun mendadak layu, kering, rontok, kerdil, tidak ada pertumbuhan hingga berujung kematian.

Saya yakin anda tidak ingin mengalaminya.

Media tanam dalam pot kunci pertumbuhan tanaman

Sebenarnya, salah satu keyword (kata kunci) untuk menanam tanaman dalam pot, planter bag polybag, dan sejenisnya adalah media tanam. Ada apa dengan media tanam ? bukankah media tanam itu tanah dan campuran organik yang begitu mudah sekali di dapatkannya?

Benar, tetapi Anda perlu mengenal lebih dekat dengan bahan campuran media tanam untuk dapat dicampuradukkan dengan tanah. Sebab, jika tidak hati-hati dengan penggunaan media tanam dalam pot, tanaman justru terganggu pertumbuhannya.

Campuran tanah yang dimaksud adalah pupuk organik. Pupuk organik yang biasa dicampur dengan tanah seperti pupuk kandang, sekam, dll.

Media tanam yang BERKUALITAS SUPER harus memenuhi 6 kriteria berikut:

1. Bertesktur gembur, remah dan porous
2. Kaya kandungan bahan organik dan unsur hara
3. pH tanah cenderung netral atau kisaran level 6-7
4. Didominasi organisme tanah bermanfaat dan minim organisme merugikan (patogen)
5. Mampu menyimpan air dalam jumlah sedang, tidak kurang atau berlebihan
6. Dalam jangka panjang, tekstur tanah tidak mudah memadat dan mengeras

Wadah dan Media Tanam khusus tanaman Anggur.

Di artikel ini saya akan coba mengupas lebih detail "wadah dan media tanam" untuk penanaman tanaman anggur, banyak tempat penanaman yang bisa dipakai tetapi saya merekomendasikan "Planter bag" adalah solusi terbaik dibanding media pot, polybag, dll.

                       Planter bag 75 liter

                    Planter bag 100 liter

Planter bag adalah tempat atau wadah tanam untuk membudidayakan tanaman, yang fungsinya hampir sama dengan pot kayu, pot keramik dan pot plastik untuk menanam tanaman. Penggunaan planter bag adalah sebuah solusi bagi mereka yang ingin membudidayakan tanaman pada tempat yang terbatas, juga memudahkan perawatan. Selain itu, penggunaan planter bag atau karung tanaman memilki keunggulan tersendiri dibandingkan media tempat tanaman untuk pembibitan.

Berikut adalah beberapa keunggulan planter bag, jika dibanding dengan tempat tanaman lainnya seperti pot plastik, pot kayu maupun pot keramik, untuk tanaman anggur, sbb:

1. Daya tahan atau umur penggunaan planter bag lebih lama, bahkan untuk tanaman tertentu ada yang mencapai lebih 10 tahun.

2. Rekomendasi ukuran planter bag untuk tanaman anggur adalah minimal 75liter, diatas itu seperti ukuran 100 atau 200  liter akan lebih baik untuk menghindari penggantian media tanam yang terlalu cepat. Akar tanaman anggur berkembang dengan sangat cepat, kondisi media tanam yang sudah jenuh akan menyebabkan akar muncul ke permukaan tanah, nah sudah waktu nya Anda melakukan penggantian media tanam.
Ukuran planterbag 75liter hanya bisa dipakai dalam jangka waktu 1 tahun 2 bulan dan harus segera dilakukan penggantian media tanam yang baru supaya proses pertumbuhan dan perkembangan buah bisa maximal.

3. Memiliki sirkulasi udara dan sirkulasi air yang baik, sehingga tanaman didalam wadah tersebut mudah dan lebih cepat tumbuh, terlihat banyak sekali titik lubang pembuangan dibagian samping dan bawah planter bag.

4. Tersedia dalam beberapa model dan ukuran, pengguna wadah tanaman dapat menyesuaikan model maupun ukuran planter bag sesuai dengan tanaman yang ditanam maupun usia tanaman tersebut.

5. Proses "swap" atau penggantian planter bag dari ukuran lebih kecil ke ukuran lebih besar, lebih gampang dan tidak membuat tanaman stress, cukup dengan di selipin dengan planter bag ukuran besar setelah itu planter bag ukuran kecil di gunting dan ditarik keluar dengan pelan pelan.

6. Dapat dilipat, sebelum digunakan planter bag dapat dilipat sehingga tidak memakan tempat penyimpanan yang luas dibanding dengan wadah tanaman dari pot plastik, pot kayu maupun pot keramik yang memerlukan tempat yang luas, jika pot tersebut banyak.

7. Planter bag yang dibuat dengan bahan Polyethilene teksture, terasa lembut tetapi juga kuat terhadap cuaca apapun karena kualitas bahan yang premium dilapisi Ultra Violet (UV).

8. Bagian atas planter bag bisa ditutup dengan plastik jika saat memasuki musim penghujan menghindarkan media tanam yang terlalu becek.



Media tanam khusus tanaman Anggur.

Beberapa campuran media tanam anggur supaya bisa bertumbuh / berbuah dengan baik antara lain : 

1. Tanah Lembang

Agar tanaman bisa tumbuh secara mestinya jangan menggunakan sembarang tanah.
JANGAN AMBIL RESIKO !!!

Media tanam tanah lembang yang berasal dari Bandung - dataran tinggi Lembang kecamatan Parongpong sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan khususnya tanaman buah, ini karena tanah yang ada disana sangat berharga, yang diklaim dapat menyuburkan tanaman dengan sangat baik, yang jadi permasalahan saat ini, banyak sekali penggiat tanaman buah yang asal menggunakan tanah. Padahal element tanah merupakan hal yang sangat vital, sebab tanah merupakan tempat hidup dari tanaman

Tanah yang subur bukan hanya tanah yang berwarna hitam atau tanah yang berasal dari lembang saja, melainkan tanah yang dimaksud sudah memiliki unsur aerasi yang baik untuk pertumbuhan tanaman.

Aerasi tanah adalah kelancaran pergerakan atau pertukaran udara didalam tanah. Di dalam tanah yang baik terdapat ruang-ruang (pori) yang seharusnya terisi oleh udara yang disebut sebagai pori makro. Aerasi tanah berkaitan secara langsung dengan porositas tanah, perkembangan akar dan kesuburan tanah.


2. Perbedaan Sekam Bakar vs Sekam Mentah

Salah satu unsur organik yang dipakai untuk dicampur dengan tanah adalah sekam bakar dan sekam mentah. Meskipun memiliki perbedaan, sekam bakar dan sekam mentah sebenarnya sama-sama bermanfaat untuk tumbuhan tergantung penggunaannya. Perbedaannya sendiri terdapat pada unsur-unsur hara yang ada di dalamnya.


Jika sudah dibakar, sekamnya memiliki kandungan Zinc (Zn) untuk membantu tanaman lebih cepat berbuah. Bukan hanya itu, sekamnya juga lebih steril jika dibandingkan yang masih mentah atau segar sebab mengandung banyak penyakit dan jamur.

Perbedaan sekam bakar vs sekam mentah selanjutnya adalah mengenai proses pengolahannya. Dapat dikatakan, pembakaran yang dilakukan cukup sulit karena harus tepat agar tidak justru menjadi abu.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan penggunaannya sebab akan memiliki tingkat pembakaran berbeda-beda. Jika sudah hangus 50% dapat digunakan untuk media tanaman atau campuran namun tidak cocok untuk semai bibit.

Berbeda halnya dengan tingkat hangus 100% yang baik sebagai media tanam atau campuran, termasuk semai bibit. Selain lebih steril dan banyak manfaatnya, Anda juga tidak perlu khawatir mengenai kelembaban.

Sekam bakar vs sekam mentah memiliki karakteristik yang berbeda. Jika sudah menjadi arang, maka akan semakin ringan. Selain itu, arang sekamnya juga kasar sehingga memiliki banyak pori, artinya sirkulasi udara semakin tinggi.

Bukan hanya mengenai sirkulasi udara saja, kapasitas menahan air juga tinggi. Warnanya yang coklat kehitaman setelah proses pembakaran sehingga sinar matahari dapat terabsorbsi lebih efektif serta dapat mengurangi berbagai penyakit terutama bakteri.

Sementara itu, Anda perlu memperhatikan cuaca maupun kadar air ketika menggunakan media tanam sekam mentah. Hal ini karena sekamnya bisa sangat kering atau bahkan membusuk jika terlalu lembab.

Sekam bakar dan sekam mentah sebelum di campurkan ke media tanah lembang harus di fermentasikan terlebih dahulu.

3. Kohe Kambing & Kohe Kelelawar.

Kotoran hewan / pupuk kandang dapat memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah. Pupuk yang berasal dari hewan ini dapat meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK) tanah sehingga tersedianya hara untuk tanaman.

Selain meningkatkan KTK dan tersedianya hara makro dan mikro, pupuk kandang juga meningkatkan aerasi, drainase, dan retensi air. Bahkan, dengan pemberian kohe akan meningkatkan aktifitas organisme dalam dalam media tanam yang menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman.

Kotoran hewan dipercaya dapat menghasilkan tanaman yang lebih sehat atau berkualitas baik, antara lain : kohe kambing, sapi, ayam, kelelawar, dll.
Untuk tanaman anggur, saya merekomendasikan memakai kohe kambing dan kohe kelelawar sebagai campuran media tanah, tentunya Kohe yang sudah di fermentasi.

Cara fermentasi kohe dapat dipelajari dengan mudah karena prosesnya tidak jauh berbeda seperti membuat pupuk kompos pada umumnya. 

Alasan Penting Kotoran Kambing / Kelelawar Harus Difermentasi : 

1. Proses ini diperlukan untuk menguraikan bahan-bahan organik yang ada di dalam kotoran hewan menjadi unsur hara. Hal ini diperlukan agar unsur hara lebih stabil dan mudah diserap oleh tanaman.

2. Selain itu, kotoran hewan mengandung sejumlah bakteri jahat dan patogen yang mampu menghambat proses pertumbuhan tanaman maka diperlukan cara fermentasi . Melalui cara ini, sejumlah parasit dan bakteri jahat akan mati.

3. Di lain sisi kotoran yang masih segar memiliki sifat panas karena masih mengandung amoniak dalam jumlah tinggi. Jika langsung digunakan maka dapat membakar tanaman yang memiliki gejala kekuningan sehingga perlu melewati proses fermentasi.

4. Pembuatan kohe perlu dilakukan dengan benar agar hasilnya lebih optimal. Dengan cara fermentasi kohe , tanaman dapat tumbuh dengan baik serta memiliki kualitas yang bersaing jika dibandingkan dengan tanaman lainnya.

Kandungan Unsur kohe kambing adalah karbon organik (C) 30,17, Nitrogen (N) 1,73, Fosfor (P) 2,57, Kalium (K) 1,56 dan Sulfur (S) 0,34.

                        Kohe Kambing

Kotoran kelelawar yang dalam dunia pertanian disebut pupuk guano mengandung nitrogen, fosfor dan potassium sangat bagus untuk mendukung pertumbuhan, merangsang akar dan pembuangan serta kekuatan batang tanaman. Kotoran kelelawar yang sudah mengendap lama dalam dasar gua akan bercampur dengan tanah dan bakteri pengurai.

Kotoran kelelawar berbentuk butiran hitam segar, tidak berbau, kering, bukan yang berbentuk granule (coklat terang ), yang berbentuk butiran hitam segar bisa berfungsi sebagai unsur hara dan pembenah tanah.

            Kohe Kelelawar - butiran hitam

Kotoran kelelawar ternyata adalah pupuk yang sangat bagus dan sangat kompleks kandungannya. Berdasarkan hasil uji analisis, diketahui bahwa kotoran kelelawar mengandung Nitrogen 10, 57%, Fosfor 13,38%, Kalium 1,98%, Kalsium 7,5%, Magnesium 0,5%, dan Sulfur 3,5%.

4. Pembenah tanah : Kapur Dolomit dan Asam Humat.

Kapur dolomit 
merupakan mineral alami yang lebih berfungsi sebagai pembenah tanah.
Tujuan utama pemberian kapur dolomit adalah untuk meningkatkan pH dari pH masam menjadi pH netral. Dengan demikian, diharapkan dengan pemberian kapur dolomit akan meningkatkan pH menjadi netral, di mana pada pH netral banyak unsur hara yang dapat tersedia bagi tanaman.


Pemberian kapur dolomit berlebihan menciptakan kekurangan Boron. Boron diikat senyawa organik setelah prombakan, pergunakan secukupnya.

Oya, bedakan antara kapur dolomit dan kapur pertanian!
Kedua produk tersebut memiliki kandungan berbeda, di mana kapur dolomit mengandung kalsium dan magnesium, sedangkan kapur pertanian hanya mengandung kalsium tanpa magnesium.
Pilihlah kapur dolomit saja, karena kapur pertanian hanya mampu mempertahankan pH tanah dalam waktu yang singkat akibat tidak adanya magnesium di dalamnya.

Asam Humat.

Jika dilihat dari pengertiannya, asam humat adalah zat organik yang mempunyai struktur molekul kompleks dengan bobot molekul tinggi yang mengandung gugus aktif. Secara alami, asam humat terbentuk dari proses biologi, kimia, dan fisika dari bahan yang berasal dari tanaman maupun hewan.


Proses pembentukan asam humat dikenal dengan nama humifikasi. Maka dari itu, struktur asam humat terdiri atas pencampuran senyawa organik alifatik dan aromatik. Kondisi tersebut membuat asam humat bersifat sebagai pembenah tanah.

Manfaat Asam Humat :

1. Mempunyai kapasitas tukar kation untuk menambah kemampuan tanah dalam menahan unsur hara.

2. Memiliki kemampuan menyerap air cukup tinggi antara 80 sampai 90 persen dan meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air.

3. Mengikat dan mengendapkan polutan seperti logam berat dalam tanah.

4. Meningkatkan nutrien lewat konversi hara menjadi bentuk yang siap diserap tanaman.

5. Meningkatkan efisiensi pemupukan.

6. Memperbaiki struktur fisik maupun kimia tanah.

7. Menunjang aktivitas mikrobiologi tanah sehingga pertumbuhan akar optimal.

Kesimpulan : Proses Mencampur Media Tanam.

Campurkan tanah lembang , sekam mentah, kohe kambing dan sekam bakar, urutan pencampuran harus tepat, yaitu : tanah lembang dicampur terlebih dahulu dengan sekam mentah sampai merata setelah itu masukan kohe kambing, diaduk dan terakhir masukan sekam bakar, aduk dengan kapur dolomit hingga tercampur semua.

Perbandingannya adalah 2:1:1:1. Maksudnya adalah ambil 2 bagian tanah, 1 bagian pupuk kandang, 1 bagian sekam mentah dan 1 bagian sekam bakar, campurkan keempat bahan tersebut atau dengan ukuran pot, misalnya 100 liter, maka jumlah masing-masing bahan untuk dicampurkan adalah:

Tanah Lembang
= [2/(2+1+1+1)] x 100 liter = 40 liter

Kohe Kambing 
= [1/(2+1+1+1)] x 100 liter = 20 liter

Sekam Mentah
 = [1/(2+1+1+1)] x 100 liter = 20 liter

Sekam Bakar
= [1/(2+1+1+1)] x 100 liter = 20 liter

Rekomendasi dosis kapur dolomit berdasarkan diameter pot:

Diameter 30-40cm= 1-2 sendok makan
Diameter 40-50cm= 1-2 sendok makan
Diameter 50-60cm= 2-3 sendok makan
Diameter 60-70cm= 3-4 sendok makan
Diameter diatas itu= 6-8 sendok makan

Dan jangan lupa setelah tercampur rata, untuk toping atas taburin Kohe Kelelawar (butiran hitam ) 1kg diatas permukaan tanah, biarkan dan tidak perlu di aduk.

Tahap berikutnya adalah Fermentasi dengan cairan EM4 atau Effective Microorganism 4 adalah cairan yang didalamnya terkandung campuran dari beberapa mikroorganisme hidup yang bermanfaat dan berguna bagi proses penguraian dan persediaan unsur hara tanah, diantaranya adalah bakteri fermentasi, mulai dari genus Lactobacillus, jamur fermentasi, bakteri fotosintetik Actinomycetes, bakteri pelarut fosfat, dan juga ragi


Larutkan terlebih dahulu 1/2 botol EM4 dengan 2 kg gula pasir atau gula tebu / molase, diaduk dengan 15 liter air, simpan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari, diamkan 2 hari.
Siram 5 liter hasil campuran Em4 dan molase ke media tanam diatas - yang sudah kita racik secara merata, tunggu 1 bulan kemudianmedia tanam tersebut sudah siap digunakan.
Perhatikan, media tanam yang sudah di siram dengan cairan fermentasi tidak bisa langsung dipakai, akan menghasilkan suhu panas yang bisa membunuh tanaman, tunggu 1 bulan kemudian.

Hasil fermentasi media tanam yang optimal :

1. Tidak ada lagi bau kotoran hewan yang sangat tajam dan menyengat

2. Warna gelap kehitaman

3. Kondisinya tidak lagi menggumpal dan tidak lengket-lengket, terurai sempurna

4. Tidak terlihat lagi bentuk dan warna kotoran segar yang aslinya

5. Tidak terasa panas suhunya jika dipegang

6. Kadar air rendah karena kondisinya kering

Setelah media tanah sudah siap dipakai setelah fermentasi 1 bulan, siapan bibit anggur, sebelum bibit anggur tersebut dibenamkan ke dalam media tanam, tambahkan 
biofungisida yang mengandung Trichoderma sp. yang berguna untuk membunuh berbagai jenis cendawan patogen penyebab penyakit akar pada tanaman.

Trichoderma sp sebanyak 10 gram dilarutkan dalam 1 liter air bersih kemudian didiamkan dulu selama 6-12 jam untuk mengaktifkan cendawan di dalamnya. Setelah itu siramkan ke media tanam 1 liter larutan Trichoderma sp ke dalam area perakaran tanaman.


Peringatan:
Dilarang keras memasukkan pestisida kimia apapun ke dalam media tanam, karena akan membunuh cendawan-cendawan Tricoderma sp.

SOP terakhir setelah bibit anggur sudah dimasukan ke dalam media tanam, penyiraman dengan air bersih 5 liter dengan 1 sendok Asam Humat, siram merata ... Selesai sudah proses peracikan media tanam sampai proses tanam bibit ke dalam planter bag.


Semoga Bermanfaat....Salam Peng-Angguran.

 

Translate

Fermentasi Buah Anggur

Panen buah anggur berlebihan dan tidak habis dikonsumsi ? Simpan terlalu lama keburu busuk, kelebihan panen buah anggur bisa An...